Software Manufaktur, Hal Apa Saja Yang Bisa Didapatkan Perkembangan industri manufaktur sekarang ini semakin cepat, di mana persaingan tidak hanya fokus pada kualitas produk, tetapi juga pada kecepatan, efisiensi, dan akurasi informasi. Informasi dari berbagai proses seperti transaksi, persediaan, produksi, distribusi, serta keuangan perlu diperoleh secara langsung dan tepat waktu. Oleh karena itu, software manufaktur diperlukan dan berperan sebagai otak yang menghubungkan semua aspek bisnis tersebut.
Apa Itu Software Manufaktur?
Software manufaktur adalah sistem yang digunakan untuk mengatur semua kegiatan produksi di sebuah pabrik. Sistem ini bekerja seperti otak yang mengatur setiap tahap proses produksi agar berjalan sesuai jadwal, mengurangi biaya operasional, dan memantau hasil produksi secara langsung.
Dengan semakin rumitnya proses pengiriman barang dan persaingan yang semakin ketat, software manufaktur menjadi hal yang sangat dibutuhkan oleh pabrik agar tetap bisa bersaing. Sistem ini membantu mengurangi kesalahan yang bisa terjadi karena manusia, membuat penggunaan bahan baku lebih efisien, serta memastikan produk yang dihasilkan tetap memiliki kualitas yang sama setiap kali.
Mengapa Software Manufaktur itu Penting?
Menggunakan software manufaktur membawa benefit yang cukup besar untuk sebuah perusahaan, berikut list benefit yang bisa didapatkan:
1. Peningkatan Efisiensi dan Optimasi Operasional
Penggunaan software manufaktur mengubah cara kerja operasional dari yang sebelumnya berjalan secara manual dan reaktif menjadi lebih proaktif serta otomatis. Dengan software manufaktur, perusahaan bisa mendapat benefit seperti:
- Otomatisasi Alur Kerja: Mengurangi tugas manual dengan langsung memproses pesanan penjualan menjadi perintah kerja otomatis.
- Pengurangan Downtime Mesin: Mencegah kerusakan mendadak melalui notifikasi perawatan preventif secara berkala.
- Optimasi Penjadwalan Produksi: Mengatur penggunaan mesin dan tenaga kerja secara efisien untuk mempercepat alur kerja.
2. Pengelolaan Persediaan (Inventaris) & Bahan Baku
Software manufaktur mengoptimalkan pengelolaan persediaan (Inventaris) dan mencegah resiko financial , sistem ini membantu perusahaan untuk melacak dan pengoptimalkan pencatatan inventari dengan fitur-fitur ini:
- Pengawasan Stok Real-Time: Meminimalkan selisih catatan dan fisik gudang dengan memperbarui sisa bahan baku serta produk jadi secara otomatis.
- Perencanaan Kebutuhan Bahan (MRP): Mengkalkulasi kebutuhan bahan baku berdasarkan Bill of Materials (BOM) dan jadwal produksi, serta memberikan peringatan jadwal pemesanan ulang (reorder point).
- Penelusuran Produk (Traceability): Melacak riwayat penggunaan bahan berbasis nomor lot atau seri untuk mempermudah identifikasi batch bermasalah dan asal pemasoknya saat terjadi kendala kualitas.
3. Pengendalian Biaya dan Perhitungan HPP Akurat
Software manufaktur membantu perusahaan menghitung biaya produksi secara otomatis dan akurat dari seluruh proses, sehingga harga jual tetap bersaing dan menguntungkan. hal tersebut memungkinkan karena sistem tersebut menawarkan:
- Kalkulasi HPP Akurat: Menghitung Harga Pokok Penjualan (HPP) secara otomatis dengan memperhitungkan biaya bahan baku, upah tenaga kerja, dan overhead (listrik, penyusutan, sewa) secara mendetail.
- Pengurangan Pemborosan: Mengidentifikasi pemborosan bahan baku serta waktu kerja yang tidak efektif sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan proses secara berkelanjutan.
4. Peningkatan Kolaborasi dan Pengolahan Data Supplier
Sistem manufaktur terintegrasi menghilangkan batasan komunikasi antar-tim untuk mencegah penundaan pengiriman pesanan melalui dua fungsi utama:
- Integrasi Antar-Departemen: Menghubungkan tim penjualan, pengadaan, produksi, dan keuangan dalam satu platform untuk menyelaraskan alur kerja secara langsung dari satu pesanan baru.
- Pengelolaan Supplier Efektif: Memantau dan menilai kinerja pemasok berdasarkan ketepatan waktu pengiriman, kesesuaian kuantitas, serta kualitas bahan baku.
5. Menjaga Standar Kualitas Produk (Quality Control)
Software manufaktur membantu menjaga standar kualitas dan reputasi merek secara konsistenmencegah produk cacat beredar di pasar, hal tersebut menjadi lebih mudah karena dua fitur ini:
- Inspeksi Terintegrasi: Menyediakan titik pemeriksaan otomatis di setiap tahapan produksi, mulai dari penerimaan bahan baku, barang dalam proses (Work-in-Progress), hingga barang jadi.
- Deteksi Dini Kecacatan: Memberikan peringatan atau menghentikan alur kerja secara otomatis saat spesifikasi tidak terpenuhi di tengah proses, sehingga meminimalkan pemborosan bahan baku lebih lanjut.
6. Visibilitas dan Pengambilan Keputusan Berbasis Data
Software manufaktur mengubah data mentah operasional menjadi informasi strategis untuk mendukung pengambilan keputusan yang akurat dan berbasis data melalui dua fitur utama:
- Laporan & Dashboard Analitik Real-Time: Menyajikan indikator kinerja utama (seperti efektivitas mesin, tingkat kecacatan produk, dan target harian) dalam tampilan interaktif yang dapat diakses kapan saja.
- Perencanaan Bisnis Tepat Sasaran: Menganalisis riwayat tren produksi dan pesanan untuk menghasilkan prediksi permintaan (demand forecasting) serta mempermudah penyusunan anggaran periode mendatang.
6 Rekomendasi Software Manufaktur
1. ECOUNT
Ecount ERP merupakan software ERP berbasis cloud yang dirancang untuk membantu bisnis kecil dan menengah dalam mengelola berbagai aspek operasional seperti akuntansi, inventaris, pembelian, penjualan, hingga produksi.Keunggulan utama ECOUNT ERP adalah kemampuannya dalam menawarkan fleksibilitas biaya dan akses yang tidak terbatas, sehingga bisa digunakan oleh banyak pengguna sekaligus. Saat kebanyakan sistem ERP memberi biaya lisensi per pengguna yang cukup mahal, sehingga sering membuat jumlah staf pabrik yang bisa menggunakan sistem terbatas, ECOUNT ERP menggunakan sistem biaya tetap yang lebih terjangkau dan tidak membatasi jumlah akun yang bisa dibuat. Hal ini memungkinkan semua anggota tim, mulai dari staff gudang, operator produksi, hingga manajemen, terhubung langsung dalam satu sistem berbasis cloud tanpa perlu membeli server fisik yang mahal.
2. HashMicro
HashMicro menawarkan software manufaktur berbasis ERP yang menggabungkan proses produksi dengan modul keuangan, inventaris, dan aset. Sistem ini dirancang untuk pabrik dengan ukuran menengah hingga perusahaan besar yang membutuhkan pengawasan menyeluruh mulai dari pengadaan bahan mentah sampai produk akhir.
3. Mekari
Mekari Jurnal adalah software akuntansi yang terintegrasi dan memberikan dukungan dalam menjalankan operasional bisnis, termasuk di bidang manufaktur. Software ini sudah menggunakan teknologi cloud, sehingga memudahkan akses dengan biaya yang terjangkau di mana saja dan kapan saja, serta memudahkan penggunaan fitur yang berbasis otomatis. Hal ini bisa membantu perusahaan mengelola rantai pasokan yang rumit dengan proses kerja yang lebih lengkap dan terstruktur.
4. SAP
Software manufaktur dari SAP menawarkan berbagai solusi program manufaktur, seperti SAP Manufacturing Execution, SAP MII, SAP MI, dan SAP S/4HANA Manufacturing Solutions, dengan fitur-fitur yang berbeda sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Software manufaktur SAP memberikan informasi spesifik tentang proses produksi, SAP MII menyediakan indikator kinerja untuk mengukur efisiensi mesin dan penggunaan energi, sementara SAP MI lebih menitikberatkan pada pengurangan waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan siklus produksi.
5. Oracle
Oracle adalah penyedia layanan perangkat lunak manufaktur yang dibuat untuk membantu dalam perencanaan produksi, pengendalian kualitas, serta pengelolaan aset. Salah satu keunggulan Oracle adalah mampu terintegrasi dengan baik dalam ekosistemnya.
6. EQUIP
EQUIP adalah penyedia sistem manufaktur terpercaya yang melayani bisnis di Indonesia. Sebagai vendor lokal, software manajemen produksi EQUIP sudah selaras dengan peraturan di Indonesia, jadi Anda tidak perlu cemas soal kualitas dan kepatuhan hukum.
ECOUNT ERP Bisa Menjadi Solusi Anda
ECOUNT ERP bisa menjadi Solusi anda dalam pencatatan manufaktur anda, sistem kami menyediakan fitur-fitur seperti sistem inventaris, produksi, hingga pencatatan keuangan yang berkoneksi secara bersamaan dan dapat menciptakan laporan-laporan yang dibutuhkan untuk mengoptimalkan proses manufaktur anda.
ECOUNT juga menyediakan sistem bernama C-Portal , system ini memungkinkan pengguna (maupun klien Anda) untuk melakukan pemesanan dan pengecekan langsung tanpa melakukan pencatatan manual lagi, fitur ini dapat diberikan kepada pelanggan/klien Anda agar mereka dapat memasukkan pesanan mereka sendiri ke dalam sistem perusahaan anda, hal ini akan mempermudah pencatatan pesanan client dan menentukan bahan-bahan apa saja yang dibutuhkan untuk menyelesaikan orderan tersebut.
Tak hanya itu, Ecount juga menyediakan fitur yang cukup komprehensif untuk membantu dalam meningkatkan produktifitas manufaktur anda, berikut fitur-fitur yang kami berikan untuk mempermudah pencatatan produksi anda:
1. Perintah Kerja
Perintah Kerja adalah fungsi yang digunakan untuk memasukkan jumlah produksi yang diproduksi atau yang dipesan serta memantau seluruh prosesnya. Surat Perintah Kerja disebut SPK, adalah informasi mengenai barang yang harus diproduksi. Tim produksi bisa memilih versi BOM yang akan digunakan untuk proses produksi dan mengambil data dari daftar bahan baku yang sudah ditentukan dalam versi BOM tersebut. Dari slip Perintah Kerja, Anda bisa mengambil data mulai dari daftar bahan baku yang digunakan, sampai pada tahap proses produksi yang sudah berlangsung beserta jumlah bahan yang sudah dikonsumsi atau habis digunakan untuk produksi tersebut. Menu Perintah Kerja juga terhubung ke menu Pesanan dan Pembelian, sehingga memudahkan komunikasi dan koordinasi dengan tim terkait.
2. Pencatatan dan Pengolahan Biaya Produksi
Anda bisa menghitung biaya penggunaan bahan baku produksi dengan menggunakan metode FIFO atau metode rata-rata. Selain biaya bahan baku, Anda juga bisa memasukkan biaya tambahan yang berkaitan dengan produksi dan memeriksa total harga pokok penjualan (HPP) secara keseluruhan. Biaya-biaya ini juga akan muncul di laporan keuangan karena software manufaktur ERP adalah jenis software yang saling terhubung antar modulnya. Selain menghitung biaya, ECOUNT juga memiliki fitur yang memungkinkan Anda memeriksa rasio keuntungan per barang, sehingga memudahkan Anda dalam memantau segala hal, baik dari segi produksi, laporan keuangan maupun laporan penjualan.
3. Material Requirement Planning (MRP)
ECOUNT juga menawarkan fitur MRP atau Material Requirement Planning. Fungsi ini membantu tim produksi dalam menghitung dan merencanakan jenis serta jumlah bahan yang diperlukan sesuai dengan volume pesanan produksi. Menu ini terhubung ke pesanan, jadi Anda bisa langsung mengambil data pesanan setiap kali ingin memperkirakan jumlah bahan yang dibutuhkan. Sistem akan menghitung berapa bahan yang diperlukan dan memeriksa apakah harus memesan bahan tambahan berdasarkan stok bahan yang tersedia saat ini. Hasil perhitungan MRP bisa diakses di menu pembelian, sehingga tim pengadaan bisa langsung memulai proses pemesanan bahan baku.
4. Stock Aman
Selain fitur MRP, ECOUNT juga memiliki fitur stok aman yang memungkinkan Anda menentukan batas minimum stok yang dimiliki, serta mendapatkan pemberitahuan saat stok mencapai tingkat tersebut. Fitur ini bisa diatur tidak hanya di menu produksi, tetapi juga di menu pesanan dan penjualan, sehingga Anda bisa mengontrol stok tidak hanya bahan baku saja, tetapi juga barang yang sudah jadi. Fitur stok aman akan sangat membantu dalam memeriksa kembali stok yang sudah mencapai batas, sehingga risiko terjadinya keterlambatan dalam produksi dan pengiriman barang kepada konsumen dapat dihindari.
5. BOM (Bill Of Materials)
Bill of Material, atau disingkat BOM, adalah fitur yang digunakan untuk menyebutkan daftar dan jumlah bahan baku serta komponen pembentuk yang diperlukan dalam proses pembuatan barang jadi. BOM sering diibaratkan sebagai "resep" agar kualitas barang yang digunakan tetap terjaga karena mengikuti panduan yang sudah disusun dalam fitur BOM ini. ECOUNT memiliki fitur BOM yang membantu tim produksi dalam menghitung bahan yang dibutuhkan untuk membuat produk, serta mengambil daftar bahan dan jumlahnya, lalu mengirim atau mencetak informasi tersebut ke tim produksi sebagai panduan dalam proses produksi. Selain itu, Anda juga bisa mendaftarkan beberapa versi BOM dengan daftar bahan baku yang berbeda dan menerapkannya ke dalam proses produksi.
6. Sistem Manufaktur Terintegrasi dengan Menu Lain yang Disediakan
Salah satu keunggulan software manufaktur ECOUNT ERP adalah bisa terhubung dengan menu lainnya seperti menu penjualan, pembelian, dan akuntansi. Hal ini pasti akan memudahkan pekerjaan tim Anda karena mengelola data yang sama mulai dari penjualan, produksi, pembelian hingga akuntansi. Manajemen juga bisa langsung melihat hasil laporan produksi secara langsung karena ECOUNT ERP adalah sistem ERP berbasis web. Setiap kali tim Anda memasukkan data, data tersebut akan langsung tersimpan di dalam sistem dan diolah secara cepat, sehingga laporan yang dibutuhkan bisa segera dihasilkan.
Dengan ECOUNT, perusahaan bisa menentukan jumlah barang yang ingi diproduksi bedasarkan PO customer dan menentukan barang yang perlu di lebihkan berdasarkan laporan produksi yang berasal dari pesanan customer mereka. Bukan hanya itu, aktivitas produksi bisa langsung terkoneksi dengan laporan akuntansi karena sistem bisa membantu menghitung HPP berdasarkan pembelian dan penggunaan bahan mentah yang dipergunakan untuk produksi.
ECOUNT ERP menyediakan sistem yang cukup lengkap dan modul manufaktur bisa terhubung dengan modul-modul yang disediakan, untuk info yang lebih lanjut, ada bisa menghubungi team kami dengan cara klik di sini